Novanda Nirwana• Sabtu, 15 November 2025 | 15:17 WIB
PADAMKAN API: Petugas Damkarmat Nganjuk menyemprot si jago merah yang melalap dapur rumah warga Prambon kemarin.
Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga Desa Bandung, Kecamatan Prambon gempar kemarin. Penyebabnya, dapur milik Moh. Sahru Romadlon, 26, warga setempat terbakar.
Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, kebakaran terjadi sekitar pukul 00.10 WIB. Awalnya, Rohmat, ayah Sahru, menggoreng kerupuk di dapur milik anaknya. Selesai menggoreng kerupuk, Rohmat tidur. Tiba-tiba listrik padam. Saat listrik padam, istri Rohman kaget. Kemudian, istri Rohman mengecek ke dapur. Ternyata, api sudah berkobar. Diduga ada percikan api di saklar di atas kompor.
Seketika, istri Rohmat meminta pertolongan. “Kebakaran…. Kebakaran… Kebakaran,” teriak istri Rohmat.Mendengar hal itu, Rohmat segera ke dapur. Melihat kompor terbakar, dia mengambil kain basah. Kemudian, kain basah itu dilempar Rohmat ke kompor. Karena ada wajan berisi minyak goreng di atas tungku, seketika tumpah. Apesnya, tumpahan minyak goreng itu justru membuat api semakin berkobar. Hingga menyambar tangan Rohmat.
Warga yang mendengar Rohmat berteriak kesakitan, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (damkarmat). “Kami segera ke lokasi setelah mendapat laporan kebakaran,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk adalah Imam Ashari.
Tim Pemadam Pos Bantu Tanjunganom tiba di lokasi pukul 00.45 WIB. Pemadaman segera dilakukan. Butuh waktu sekitar 1 jam 15 menit untuk memadamkan si jago merah. Sayang, bangunan dapur sudah ludes terbakar. “Kerugian sekitar Rp 30 juta,” ujar Imam. (nov/tyo)