Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Godean Tutup hingga Natal

Novanda Nirwana • Selasa, 18 November 2025 | 19:47 WIB

DALAM PERBAIKAN: Jalan di Desa Godean, Kecamatan Loceret ditutup hingga 25 Desember 2025. Jalan tersebut masih dalam pengecoran agar pengguna jalan nyaman saat melintas di sana.
DALAM PERBAIKAN: Jalan di Desa Godean, Kecamatan Loceret ditutup hingga 25 Desember 2025. Jalan tersebut masih dalam pengecoran agar pengguna jalan nyaman saat melintas di sana.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Jalan Godean di Kecamatan Loceret resmi ditutup total kemarin. Penutupan jalan utama itu akan dilakukan hingga 25 Desember mendatang atau Natal 2025. Penutupan ini dilakukan seiring dimulainya proses pengecoran konstruksi yang membutuhkan waktu pemadatan agar kuat dan aman dilalui kendaraan. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk, Suharono mengatakan, penutupan dilakukan karena adanya dua titik pekerjaan konstruksi yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum jalan kembali dibuka.

Menurutnya, keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama penutupan tersebut. “Di titik itu ada kegiatan perbaikan. Estimasi penutupan sampai tanggal 25 Desember. Nunggu umur beton tercapai,” ujarnya.

Suharono mengatakan, beton yang baru dicor harus melalui fase pengerasan hingga mencapai standar teknis sebelum dapat dilewati kendaraan. “Ditutup total, barusan saya ke sana untuk memastikan kondisi lapangan,” imbuhnya.

Pantauan Dishub menunjukkan, aktivitas konstruksi berjalan intensif. Sejumlah pekerja tampak mempercepat pekerjaan agar target akhir tahun dapat tercapai. Penutupan total dilakukan bukan tanpa alasan. Jika kendaraan dibiarkan melintas saat beton belum mengeras, hasil pengecoran bisa rusak dan memicu kerusakan lebih besar.

Penutupan total itu membuat Dishub dan Satlantas Polres Nganjuk menyiapkan skema pengalihan arus. Meski tidak ada satu jalur khusus yang ditetapkan, masyarakat memiliki beberapa opsi alternatif untuk menghindari titik pengecoran. “Banyak jalan yang bisa dilalui, baik roda dua maupun roda empat,” jelas Suharono. 

Untuk pengendara dari arah Nganjuk menuju Loceret, rute dapat dialihkan melalui jalur Pace ataupun Berbek. Sementara dari arah atas menuju Kota Nganjuk, pengendara juga diarahkan memakai jalur yang sama.  “Bisa lewat Pace, bisa lewat Berbek,” katanya.

Di lapangan, petugas telah memasang rambu penutupan dan papan informasi pekerjaan jalan. Namun Dishub mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. “Kami harap warga bisa menyesuaikan waktu perjalanan. Hindari jam padat agar tidak terjadi penumpukan di jalur alternatif,” pesan Suharono.

Dengan penutupan hingga 25 Desember, dishub optimistis ruas tersebut dapat kembali berfungsi optimal saat memasuki masa liburan akhir tahun. “Kami ingin memastikan ketika dibuka nanti, kondisi jalannya benar-benar siap dan aman,” tegasnya.

Warga diminta bersabar atas ketidaknyamanan sementara ini. Setelah pekerjaan selesai, jalan tersebut diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik, tidak mudah rusak, dan lebih nyaman. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #Perubahan Arus Lalu Lintas