Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Melahirkan di Kota Angin, Gratis Biaya Persalinan

Syahrul Andry Wahyudi • Selasa, 25 November 2025 | 22:00 WIB

BANTU IBU HAMIL: Bupati Marhaen Djumadi menjelaskan upaya pemkab melindungi ibu hamil dan bayi dengan gratis biaya persalinan.
BANTU IBU HAMIL: Bupati Marhaen Djumadi menjelaskan upaya pemkab melindungi ibu hamil dan bayi dengan gratis biaya persalinan.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Ibu hamil di Kabupaten Nganjuk tak perlu bingung biaya persalinan. Karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menggratiskan biaya persalinan. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat mengisi orientasi dan evaluasi kinerja Forum GenRe Anjuk Ladang (Forgal), Jumat (21/11) mengatakan, saat ini ibu hamil tidak perlu risau memikirkan biaya kelahiran buah hatinya. Karena pemkab telah menjamin biaya persalinan itu.

Selain itu, Kabupaten Nganjuk juga menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC). Sehingga seluruh masyarakat telah terlindungi oleh jaminan kesehatan. “Pemerintah daerah menjamin bayi baru lahir hingga usia 1.000 hari agar tetap sehat,” tandas Marhaen.

Menurut Kang Marhaen, hal itu bukan tanpa alasan dilakukan. Menyiapkan generasi emas memang diperlukan sejak dini, bahkan saat masih di dalam kandungan sang ibu. “Kita siapkan generasi emas,” jelasnya.

Selain memaparkan kesiapan menyiapkan generasi emas, Kang Marhaen turut memberi motivasi peserta orientasi. Misalnya tentang bagaimana menjadi sosok yang tidak mudah menyerah dan selalu optimis. “Kesuksesan itu ada dalam blue print kita, dalam pikiran kita. Maka mari kita pupuk pikiran kita dengan hal baik dan positif,” tandasnya. 

Untuk diketahui, kegiatan itu diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk. Acara berlangsung selama dua hari di Jolotundo Glamping and Edupark pada Jumat (21/11) dan Sabtu (22/11).

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Asti Widyartini mengatakan, kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta. Mereka adalah para mantan finalis atau peserta Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Nganjuk yang tergabung dalam wadah bernama Forgal. “Forgal adalah mitra kami dalam penyebarluasan informasi kependudukan. Mulai program keluarga berencana terutama kepada para remaja atau teman sebaya anggota Forgal,” kata Asti.

Lebih lanjut, Asti mengatakan, acara monev dan orientasi berisi berbagai macam kegiatan. Mulai materi tatap muka dengan berbagai narasumber hingga aktivitas luar ruang.

Selain bupati, dinas PPKB juga turut mengundang berbagai narasumber lainnya. Salah satunya adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk Ika Mauluddhina. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#biaya persalinan #nganjuk #gratis