NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) di Kabupaten Nganjuk mendapat kelonggaran. Meski jadwal pencairan telah dibagi per desa, warga tetap diperbolehkan mengambil BLT meski tidak sesuai jadwal. Selama masih dalam batas waktu pencairan hingga 30 November.
Kebijakan fleksibel ini membuat beberapa penerima yang datang di luar jadwal tetap bisa dilayani tanpa harus kembali pulang. Pantauan koran ini, sekitar pukul 09.00 WIB antrean tampak melenggang. Masyarakat tampak lebih cepat proses antrean dikarenakan hanya ada satu desa sesuai jadwal.
Executive Manager Kantor Pos Nganjuk, Muhammad Ulinnuha Abdurrazaq, mengatakan pelayanan dilakukan dengan pendekatan fleksibel demi memudahkan masyarakat. “Ada yang dari desa lain terlanjur datang hari ini padahal bukan jadwalnya, ya tetap kami layani. Kasihan kalau sudah sampai sini, sudah antre, masa disuruh pulang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa mekanisme pengambilan tetap mengacu wilayah kecamatan. Warga diimbau mencairkan BLT di kantor pos sesuai domisilinya. “Kalau rumahnya Baron, ya pengambilannya di Kantor Pos Baron. Pengambilannya sudah disesuaikan wilayah kecamatan masing-masing,” jelasnya.
Hari ini, sesuai jadwal untuk Desa Kramat. Namun arus kedatangan warga dari desa lain tetap ada. Meski begitu, antrean terpantau lebih lengang dibanding hari sebelumnya. “Ramainya pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. Kemarin juga begitu, siang makin longgar sampai kami cukup membuka satu loket saja,” kata Nuha.
Menurutnya, masyarakat cenderung datang pagi meskipun jadwal sudah dibuat per jam. Tingginya antusiasme ini membuat Kantor Pos tetap menyiapkan skema pelayanan penuh. “Masyarakat antusiasnya pagi hari. Tapi sepanjang masih dalam jam layanan, sampai sore pun tetap kami layani,” ujarnya.
Pihaknya menegaskan, meski pelayanan dibagi bertahap, tidak ada penerima yang ditolak selama mengikuti ketentuan batas waktu pencairan. “Per 11.45 sudah tersalur sebanyak 319 KPM,” pungkasnya.
Di tengah antrean, sejumlah penerima mengaku terbantu. Suparmi, 83, warga Kramat, mengatakan ini pertama kalinya ia menerima BLT. “Buat kebutuhan sehari-hari aja, kan saya sudah nggak kerja,” tuturnya.
Ia datang diantar tetangganya dan menaiki becak menuju kantor pos. Hingga siang, antrean di Kantor Pos Nganjuk terpantau landai. Petugas memastikan seluruh penerima yang datang, baik sesuai jadwal maupun yang datang lebih awal tetap terlayani. Pihaknya mengimbau warga tetap mengikuti jadwal untuk menjaga kelancaran pelayanan. (nov/tyo)
Editor : Karen Wibi