Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Warga Miskin Serbu Pendapa

Karen Wibi • Jumat, 28 November 2025 | 23:27 WIB

ANTRE BLTS: Ribuan kurang mampu mengantre untuk mencairkan BLTS senilai Rp 900 ribu di pendapa kemarin.
ANTRE BLTS: Ribuan kurang mampu mengantre untuk mencairkan BLTS senilai Rp 900 ribu di pendapa kemarin.

Antre Cairkan BLTS Rp 900 Ribu

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Ribuan warga kurang mampu menyerbu Pendapa KRT Sosrokoesoemo kemarin. Mereka datang hampir bersamaan sekitar pukul 08.00 WIB. Sehingga, mereka harus antre di halaman pendapa.Kedatangan mereka bertujuan untuk mencairkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp 900 ribu.  Ribuan warga dari Kecamatan Nganjuk yang tiba langsung menuju ke meja petugas. Di sana mereka melakukan verifikasi.

Dilanjutkan dengan pemberian bantuan senilai Rp 900 ribu. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan pemberian bantuan ditujukan kepada masyarakat tidak mampu. Dengan tujuannya yaitu untuk meringankan beban masyarakat. “Pemerintah pusat dan daerah berkolaborasi untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Marhaen mengatakan, di Kabupaten Nganjuk, terdapat 68.504 masyarakat penerima BLTS. Mereka termasuk ke dalam masyarakat tidak mampu. Yakni, masyarakat yang masuk desil 1 hingga 4. Masing-masing masyarakat akan menerima Rp 900 ribu. Uang tersebut adalah gabungan dari bantuan di bulan Oktober, November, dan Desember. Masing-masing senilai Rp 300 ribu per bulannya. “Bantuan tiga bulan itu langsung dirapel dalam satu waktu. Totalnya Rp 900 ribu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Marhaen berpesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan uang tersebut sebaik-baiknya. Mulai digunakan untuk modal usaha, belanja kebutuhan sehari-hari, hingga biaya pendidikan. “Jangan gunakan uang tersebut untuk judi dan kegiatan negatif lainnya,” imbuhnya sembari memastikan tidak akan ada potongan pada bantuan tersebut.

Terpisah, Executive Manager PT Pos Indonesia Cabang Nganjuk M Ulinnuha Abdurrazaq mengatakan pencairan sudah bisa dilakukan sejak 21 hingga 30 November. Pencairan tersebut bisa dilakukan di Kantor Pos Indonesia terdekat. “Masyarakat bisa langsung datang. Namun jika tidak, kami akan melakukan door to door,” ujarnya.

Sementara itu, Kadiman, 57, warga Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk mengaku bersyukur dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Menurutnya bantuan tersebut akan digunakan untuk tambahan modal usaha. “Uangnya buat tambahan modal jualan. Semoga saya bisa jadi lebih kaya,” ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#BLTS #nganjuk