INOVATIF: Kepala SMAN 1 Nganjuk Sugiyono menerima penghargaan RK Awards 2025.
Sugiyono Raih An Outstanding Figure in Sustainable Education JP Radar Kediri Awards 2025
SMAN 1 Nganjuk patut berbangga memiliki Kepala Sekolah Sugiyono. Mantan Kepala SMAN 1 Gondang ini membuat gebrakan dan inovasi. Terbaru, dia menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi ternama di Tiongkok. Sehingga, lulusan Smasa bisa kuliah di Tiongkok dengan mendapat beasiswa. Hal itulah yang membuat Sugiyono menjadi salah satu peraih Jawa Pos Radar Kediri Awards 2025.
KAREN WIBI-NGANJUK, JP Radar Nganjuk
“Selamat kepada Drs Sugiyono, M.SI sebagai peraih An Outstanding Figure in Sustainable Education,” ujar pembawa acara di malam penghargaan di Jawa Pos Radar Kediri Awards 2025 di Grand Surya Hotel pada Sabtu malam (29/11). Sugiyono yang datang dengan didampingi Yuliana, istrinya langsung berdiri dari meja di sisi kiri panggung. Senyumnya sumringah. Maju ke pondium dengan sangat bangga. Hingga plakat dan sertifikat penghargaan diberikan. “Terima kasih k epada Jawa Pos Radar Kediri yang telah memberikan penghargaan kepada saya,” ujarnya.
Smasa jalin kerja sama dengan 30 perguruan tinggi tiongkok.
Bagi Sugiyono, penghargaan dalam kategori An Outstanding Figure in Sustainable Education adalah hal yang tidak terduga. Oleh karena itu, menurut Sugiyono, dirinya sangat merasa bangga. "Saya sangat-sangat bangga dengan penghargaan ini,” tambah Kepala SMAN 1 Nganjuk itu.
Bagi Sugiyono, penghargaan yang diterimanya itu adalah penyemangat untuk bisa bekerja lebih baik lagi. Motivasi untuk bisa memimpin SMAN 1 Nganjuk lebih baik. Entah itu ditujukan kepada sekolah dan murid. “Ini adalah motivasi saya untuk membuat SMAN 1 Nganjuk lebih menyala!,” tegasnya.
Meski telah mendapat penghargaan, visi dan misi Sugiyono tetap sama. Yaitu untuk membuat anak didiknya sukses. Karena bagi bapak tiga anak itu, tidak ada hal yang lebih membuatnya bahagia dibanding melihat anak asuhnya sukses di kemudian hari. “Tujuan saya masih tetap sedari awal. Yaitu, membuat anak-anak asuh saya sukses. Itu adalah hal yang paling membuat saya termotivasi di dunia Pendidikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sugiyono menjelaskan, dirinya tidak memiliki cara khusus agar dapat meraih penghargaan An Outstanding Figure in Sustainable Education Jawa Pos Radar Kediri Awarsd 2025. Menurutnya apa yang harus dilakukannya adalah hanya memberikan yang terbaik. Ketika dia mampu memberikan yang terbaik, maka hasilnya akan diserahkan kepada Tuhan. “Lakukan yang terbaik, maka Tuhan akan memikirkanmu,” ujarnya.
Karena itu, Sugiyono terbang ke Tiongkok seminggu sebelum JP Radar Kediri Awards untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi ternama di Tiongkok. "Ada 30 perguruan tinggi yang bersedia menerima lulusan Smasa yang ingin kuliah di China," ujarnya. (wib/tyo)