Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Rela Tidak Tidur Semalam Suntuk saat Malam Pergantian Tahun Baru

Novanda Nirwana • Senin, 5 Januari 2026 | 15:29 WIB

SIAGA 24 JAM: Petugas Satlantas Polres Nganjuk mengatur lalu lintas saat libur Nataru. Mereka tidak libur.
SIAGA 24 JAM: Petugas Satlantas Polres Nganjuk mengatur lalu lintas saat libur Nataru. Mereka tidak libur.

Melihat Perjuangan Petugas Satlantas Polres Nganjuk di Libur Natal dan Tahun Baru  

Libur natal dan tahun baru (Nataru) menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang. Karena di momen itu orang-orang bisa menghabiskan waktu dengan berlibur. Namun tidak dengan petugas kepolisian. Sebaliknya, selama nataru, mereka harus bersedia selama 24 jam.

Libur natal dan tahun baru (nataru) menjadi momen untuk menghabiskan waktu dengan berlibur. Entah itu dengan keluarga, teman, atau kerabat lainnya. Namun ternyata momen setahun sekali itu tidak dinikmati oleh anggota polisi di Polres Nganjuk. Dengan alasan mereka harus berjaga selama 24 jam di jalanan.

Hal itu seperti yang dialami oleh salah satu anggota Satlantas Polres Nganjuk bernama Vita Ikhtiari. Anggota polisi wanita (polwan) itu harus merelakan momen pergantian tahun tanpa libur bersama keluarga.

Vita mengaku hampir tidak pernah menikmati libur saat momen besar seperti Natal, tahun baru, maupun Idul Fitri. Hal tersebut sudah menjadi konsekuensi profesi yang dijalaninya sejak awal. “Setiap tahun memang tidak pernah libur pas tahun baru, Natal, atau Idul Fitri. Keluarga sudah memaklumi, ini risiko jadi Polwan,” ujarnya.

Polwan yang telah memiliki dua anak itu menyiasati waktu kebersamaan keluarga dengan cara mengambil cuti sebelum Operasi Lilin dimulai. Sedangkan Operasi Lilin dimulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. “Cara mengatur liburannya ya ambil cuti sebelum Operasi Lilin. Sudah kebiasaan seperti itu tiap tahun,” katanya.

SIAGA: Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian memberi pengarahan pada petugas.
SIAGA: Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian memberi pengarahan pada petugas.

Saat cuti, Vita biasanya mengajak anak-anak berlibur sederhana. Tidak harus jauh, yang penting bisa bersama.“Biasanya ngajak jalan anak-anak yang dekat-dekat saja. Kalau tidak ke Malang ya Jogja,” tuturnya.

Meski sudah terbiasa, anak-anaknya tetap sempat mempertanyakan kondisi tersebut, terutama saat teman-temannya sudah menikmati libur sementara orang tuanya justru kembali bekerja. “Anak-anak paling protesnya gini, ‘Mah, aku ditanya temenku kenapa kok belum libur tapi kok sudah liburan’. Ya gimana, kalau pas libur malah orang tuanya kerja,” ungkapnya.

Suami Vita juga berprofesi sebagai polisi. Sehingga, aaat keduanya sama-sama harus bertugas, anak-anak terpaksa dititipkan kepada neneknya. “Kalau saya sama suami sama-sama jaga, ya anak-anak saya titipkan ke neneknya,” jelasnya.

Agar anak-anak tetap produktif saat ditinggal bertugas, Vita memilih memberikan les privat di rumah agar mereka tidak terlalu banyak bermain gawai. “Saya kasih les privat di rumah biar nggak main HP terus,” tambahnya.

CEK LALIN: Petugas memantau titik kemacetan selama libur Nataru 2026 di Pos Pelayanan Pujahito.
CEK LALIN: Petugas memantau titik kemacetan selama libur Nataru 2026 di Pos Pelayanan Pujahito.

Pada malam pergantian tahun, Vita harus berjaga hingga tengah malam sebagai bagian dari pengamanan Operasi Lilin. Meski lelah, ia mengaku sudah terbiasa dan menjalaninya dengan ikhlas. “Yang penting kami melayani masyarakat. Kalau masyarakat tidak ada kendala, itu sudah bersyukur,” ujarnya.

Menurut Vita, tugas sebagai anggota Polri harus siap kapan saja dan di mana saja. Mereka wajib siaga 24 jam setiap hari. ”Setiap saat kami selalu siap bertugas untuk memberi pengamanan pada masyarakat,” pungkasnya  (nov/wib)

Editor : Miko
#Perjuangan Polisi Nataru #polwan #satlantas polres nganjuk #Vita Ikhtiari #pengamanan tahun baru #polres nganjuk #operasi lilin semeru