Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Tanggul Pasar Sawahan Ambrol

Karen Wibi • Rabu, 7 Januari 2026 | 12:49 WIB

AMBROL: Tanggul Pasar Sawahan dipasang police line dan ditutup terpal karena ambrol kemarin. BPBD dan Disperindag Kabupaten Nganjuk langsung melakukan pengecekan lapangan kemarin.
AMBROL: Tanggul Pasar Sawahan dipasang police line dan ditutup terpal karena ambrol kemarin. BPBD dan Disperindag Kabupaten Nganjuk langsung melakukan pengecekan lapangan kemarin.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Pedagang di Pasar Sawahan harus waspada. Karena tanggul Pasar Sawahan yang berada di sisi Timur pasar ambrol. Diduga ambrolnya tanggul pasar tersebut terjadi karena rembesan air hujan yang terjadi pada Sabtu lalu (3/1).

Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Sabtu (3/1), hujan deras mengguyur Pasar Sawahan dan sekitarnya. Hingga, sekitar pukul 20.00 WIB, hujan tersebut membuat retakan pada tanggul belakang pasar.

Tak diduga retakan itu terus membesar. Hingga puncaknya adalah tanggul yang ambrul. Tanggul tersebut ambrol ke arah saliran air yang berada tepat di sebelah Timur pasar. Lubang yang tercipta akibat tanggul ambrol tersebut juga cukup besar. Dengan dimensi panjang 10 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 4 meter.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih mengatakan, pihaknya sudah melakukan monitor pada kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan ambrolnya tanggul, Senin kemarin (5/1), tim dari Disperindag Nganjuk dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk langsung terjun ke lokasi kejadian. “Kami langsung melakukan asesmen,” ujar perempuan yang akrab disapa Bu Han itu kepada wartawan koran ini.

Handariningsih menjelaskan, akibat ambrolnya tanggul, ada beberapa pedagang yang terancam tak bisa berjualan. Alasannya karena lokasi pedagang yang sangat dekat dengan lokasi ambrolnya tanggul. Hanya sekitar tiga meter. Ditakutkan, jika tidak segera ditangani, lubang yang disebabkan ambrolnya tanggul dapat terus melebar.

Oleh karena itu, Handariningsih mengimbau kepada para pedagang untuk tak beraktifitas di sekitar lokasi kejadian. Sebagai gantinya para pedagang diminta untuk berjualan di tempat yang dianggap aman. “Kami masih berkoordinasi dengan BPBD dan PUPR Nganjuk untuk segera melakukan perbaikan,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Kalaksa BPBD Nganjuk Sutomo, perbaikan pada tanggul yang ambrol tersebut harus segera dilakukan. Salah satunya karena lokasi tersebut dekat dengan pemukiman warga.

Diketahui, di sebelah timur tanggul dan saluran air, terdapat dua rumah warga. Ditakutkan ambrolnya tanggul pasar dapat melebar hingga membuat longsor di sekitar lokasi. “Ada dua rumah milik warga tepat di bawah lokasi ambrolnya tanggul. Oleh karena itu, harus segera ada perbaikan,” tambahnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#pasar #nganjuk #tanggul ambrol #sawahan