Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Ambulans Bekas Kecelakaan Dilelang

Novanda Nirwana • Jumat, 23 Januari 2026 | 12:33 WIB

RINGSEK: Mobil ambulans yang ringsek bagian depan dilelang BPKAD Nganjuk. Ada enam kendaraan dilelang.
RINGSEK: Mobil ambulans yang ringsek bagian depan dilelang BPKAD Nganjuk. Ada enam kendaraan dilelang.

BPKAD Target Rp 106 Juta dari Enam Kendaraan 

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nganjuk akan melelang enam kendaraan dinas di awal tahun ini. Enam kendaraan tersebut  berupa tiga sepeda motor, dua ambulans, dan satu truk. “Enam kendaraan itu kami lelang ulang karena sebelumnya tidak laku,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Nganjuk Dyah Puspita Rini melalui Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Nganjuk Samsul Hadi kemarin. 

Untuk lelang enam kendaraan tersebut dibagi dalam empat paket. Paket pertama adalah tiga sepeda motor. Yaitu, satu sepeda motor Honda GL 200 dan dua sepeda motor Suzuki FD 125X SD. Harga satu paket ini adalah Rp 8,26 juta. Kemudian, paket kedua berisi satu unit ambulans tahun 2012 dengan harga Rp 61,8 juta. Lalu, paket ketiga adalah satu unit ambulans tahun 2017 dengan harga Rp 11 juta. “Yang ambulans dilelang Rp 11 juta itu ringsek bagian depannya karena habis kecelakaan,” ujar Samsul. 

Sedangkan, untuk paket keempat adalah truk Perkasa T18S tahun 2005. Harga lelangnya Rp 25,27 juta. “Semua kendaraan itu dalam kondisi rusak berat,” imbuh Samsul. 

Dengan melelang enam kendaraan, Samsul mengatakan, target pendapatan di lelang kali ini adalah Rp 106,45 juta. “Semoga bisa melebihi target,” harap Samsul. 

Pelaksaaan lelang akan dilakukan secara daring melalui aplikasi lelang resmi. Penawaran dibuka sejak ditayangkan pada aplikasi hingga batas akhir 26 Januari mendatang. Sebelum proses lelang, peserta wajib memiliki akun pada aplikasi lelang.go.id. 

Sementara itu, Sujatmiko, 35, warga Sukomoro mengaku tertarik ikut lelang sepeda motor. Karena harganya terjangkau. “Nanti akan saya modifikasi,” ujarnya. 

Terkait ambulans, bapak dua anak ini mengaku enggan. “Takut kalau beli mobil ambulans. Apalagi bekas kecelakaan,” ungkapnya. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#ambulans #nganjuk #lelang