NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Keindahan Tugu Jayastamba terganggu. Penyebabnya, kabel-kabel semrawut yang bergelantungan. Bahkan, melintang di sejumlah titik dinilai berpotensi membahayakan keselamatan. Selain itu, juga merusak estetika kawasan ikon kota.
Pantauan wartawan koran ini, di sekitar Simpang Empat Tugu Jayastamba berdiri sejumlah tiang jaringan, termasuk tiang wifi.
Namun, kabel-kabel yang terpasang tidak tertata rapi. Beberapa kabel terlihat menjuntai rendah, menggantung, dan tidak terikat dengan baik pada tiang penyangga.
Kondisi tersebut semakin mencolok karena simpang empat Jayastamba merupakan ikon Kota Angin. Setiap hari, kawasan ini dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk angkutan umum.
Bagi pengguna jalan, pemandangan kabel yang tampak kusut itu menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Selain berisiko putus dan jatuh ke badan jalan, kabel yang bergelantungan juga dikhawatirkan membahayakan pengendara, terutama saat hujan disertai angin kencang.
Salah satu pengguna jalan, Andi Pratama, 34, warga Kecamatan Nganjuk, mengaku sering merasa waswas saat melintas di kawasan tersebut. “Kalau melihat kabelnya menggantung seperti itu, takut sewaktu-waktu putus. Ini jalur ramai, kalau sampai jatuh ke jalan bisa membahayakan pengendara,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Siti Aminah, 29, pengendara sepeda motor asal Kecamatan Bagor yang hampir setiap hari melintas di simpang empat Jayastamba. Menurutnya, selain berpotensi membahayakan, kabel semrawut juga merusak wajah kota.
“Tugu Jayastamba itu ikon Nganjuk. Harusnya kelihatan rapi dan indah. Tapi kalau kabelnya acak-acakan begini, kesannya kumuh,” keluhnya.
Siti menilai penataan kabel jaringan di kawasan pusat kota perlu menjadi perhatian serius. Apalagi Jayastamba kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat dan jalur utama kendaraan. “Kalau bisa ditertibkan dan dirapikan, supaya aman dan enak dilihat,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak penyedia layanan jaringan segera melakukan penataan ulang kabel-kabel yang menggantung liar. Selain demi keselamatan pengguna jalan, penertiban juga dinilai penting untuk menjaga estetika.
Hingga kemarin, belum terlihat adanya upaya penertiban atau penataan kabel di sekitar simpang empat Jayastamba. Kondisi kabel yang semrawut tersebut masih dibiarkan, meski kawasan itu berada di jantung kota.
Sementara itu, Kabid Ops dan Linmas Satpol PP Kabupaten Nganjuk Devid Nurachman mengatakan, pihaknya hingga kini menunggu dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk untuk melakukan penertiban kabel yang semrawut.
“Kalau untuk penertiban kabel tentunya kami menunggu dari pihak DPMPTSP, mana saja tiang atau kabel yang illegal itu baru bisa kami tertibkan,” pungkasnya. (nov/tyo)
Editor : Karen Wibi