NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga Dusun Miren, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom memiliki cara yang unik untuk melakukan protes jalan berlubang. Mereka menanam pohon pisang di sepanjang jalan yang rusak.
Dari informasi yang dihimpun koran ini, penanaman pohon pisang dimulai sejak Senin malam (2/2). Puluhan warga berbondong-bondong melakukan penanaman pohon pisang di sepanjang jalan yang rusak di Dusun Miren.
Panjang jalan berlubang tersebut sekitar 400 meter. Total ada puluhan pohon pisang yang ditanam. Puluhan pohon pisang itu ditanam di 10 titik lubang. Dengan masing-masing lubang berisi satu hingga tiga pohon pisang.
Ketua RT 04 RW 10 Sudar mengatakan, sejak dua tahun terakhir, jalan di dusun tersebut rusak parah. Meski sudah mengajukan perbaikan ke pemerintah desa dan kabupaten, hasilnya tak digubris. “Kami sudah merasakan jalan rusak sejak dua tahun terakhir. Tidak pernah ada perbaikan,” ujarnya.
Tentu hal itu membuat Sudar dan ratusan warga di Dusun Miren jengkel. Bagaimana tidak, setiap musim hujan, lubang-lubang itu akan membuat genangan air yang membahayakan pengendara sepeda motor. Bahkan, selama satu bulan terakhir, ada beberapa pengendara sepeda motor yang terjatuh. “Saat tergenang, orang-orang tidak tahu ada lubang. Jadi banyak orang yang terjatuh,” tambahnya.
Sudar mengatakan, aksi protes warga akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Rencananya puluhan pohon pisang itu tetap dibiarkan di sepanjang jalan. Paling tidak pohon-pohon itu akan dibiarkan hingga ada kejelasan tentang rencana perbaikan jalan. “Harapan kami satu. Yakni ada perbaikan jalan,” tandasnya.
Sementara itu, Rudianto, 40, warga sekitar mengaku sering mengeluhkan kondisi jalan di dusun tersebut. Setiap harinya dirinya harus melewati jalan yang jauh dari kata layak. “Setiap saya lewat di sini harus sangat berhati-hati,” ujarnya.
Rudianto berharap, segera ada perbaikan jalan di dusun tersebut. Sehingga, warga tidak waswas terjatuh saat mengendarai sepeda motor. “Semoga segera ada perbaikan,” harapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ony Supriyono mengatakan sudah mendapat laporan terkait kerusakan jalan yang ada di Dusun Miren. Dalam waktu dekat pihak PUPR Nganjuk akan segera melakukan perbaikan pada jalan tersebut. “Jalan tersebut sudah mendapat jatah perbaikan di tahun ini,” terangnya. (wib)
Editor : Karen Wibi