Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Disperindag Nganjuk Sidak Pasar Jelang Ramadan

Novanda Nirwana • Jumat, 13 Februari 2026 | 15:05 WIB
Disperindag Nganjuk melakukan sidak harga pasar di Pasar Berbek.
Disperindag Nganjuk melakukan sidak harga pasar di Pasar Berbek.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk memastikan harga bahan pokok relatif stabil menjelang Ramadan. Hal itu diketahui setelah tim Disperindag Nganjuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan stok kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional, termasuk Pasar Berbek.

Pantauan koran ini, Disperindag bersama pihak kepolisian memantau langsung harga bahan pokok di Pasar Berbek sekitar pukul 07.30 WIB. Petugas mengecek ketersediaan stok, harga komoditas utama, serta berdialog dengan pedagang untuk memastikan stabilitas pasokan jelang Ramadan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk, Sri Handariningsih menyampaikan, hasil pemantauan menunjukkan mayoritas harga masih di bawah harga eceran tertinggi (HET). Bahkan beberapa komoditas mulai mengalami penurunan harga.

“Alhamdulillah semua harga di Nganjuk masih di bawah HET dan stok bahan pokok aman. Minyak goreng tadi juga sudah ada dropping, jadi suplai tercukupi,” ujarnya.

Salah satu komoditas yang terpantau turun adalah cabai. Saat ini harga cabai berada di kisaran Rp 80 ribu per kilogram. Sebelumnya sempat menyentuh Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram. Penurunan ini dinilai cukup membantu menjaga daya beli masyarakat menjelang bulan puasa.

Sementara itu, harga ayam potong relatif stabil. Di Pasar Berbek terpantau sekitar Rp 40 ribu per kilogram, sedikit naik dibanding sebelumnya Rp 39 ribu. Sedangkan di Pasar Warujayeng masih berkisar Rp 39 ribu per kilogram.

“Secara umum harga dinilai masih rata-rata,” paparnya.

Selain turun langsung ke pasar, Disperindag juga mengikuti rapat pemantauan harga secara daring bersama Badan Pangan Nasional. Hasil koordinasi tersebut menunjukkan kondisi harga pangan di Nganjuk relatif terkendali dibanding sejumlah daerah lain.

Pengawasan juga melibatkan aparat kepolisian. Tim dari Polres Nganjuk turut mendampingi sidak guna memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun kecurangan distribusi barang kebutuhan pokok.

Disperindag menegaskan pemantauan harga dan stok akan terus dilakukan hingga Lebaran.

“Kami akan terus pantau bersama instansi terkait. Dari hasil sidak, stok aman dan insyaallah cukup untuk kebutuhan masyarakat sampai puasa dan Lebaran nanti,” tandasnya. (nov)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #sidak harga pangan #ramadan