Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Harga Ayam Melonjak Menjelang Ramadan

Novanda Nirwana • Senin, 16 Februari 2026 | 13:35 WIB

MAHAL: Pedagang ayam di Pasar Berbek melayani pembeli. Harga ayam tembus Rp 42 ribu per kilogram.
MAHAL: Pedagang ayam di Pasar Berbek melayani pembeli. Harga ayam tembus Rp 42 ribu per kilogram.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Harga ayam potong di Pasar Berbek mengalami lonjakan menjelang Ramadan. Harga ayam mencapai Rp 42 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang ayam di Pasar Berbek Imam Supardi, 65, mengungkapkan, kenaikan harga mulai terasa lima hari terakhir. Sebelumnya harga ayam berada di kisaran Rp 35 ribu per kilogram, namun kemarin tembus Rp42 ribu.

Menurut warga Tarokan, Kabupaten Kediri itu, harga ayam  tergolong langka. Selama hampir 30 tahun berjualan, baru kali ini ia merasakan harga melonjak hingga level tersebut.  “Lebaran tahun lalu saja sekitar Rp 36 ribu sampai Rp 37 ribu per kilo. Sekarang belum puasa sudah Rp 42 ribu,” ujarnya.

Ia menilai kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan, terutama untuk acara selamatan dan hajatan keluarga. Kondisi itu membuat penjualan relatif ramai dalam beberapa pekan terakhir.

Imam menyebut stok ayam sebenarnya masih aman. Pasokan didatangkan dari daerah Blitar dan Tulungagung dengan ukuran ayam relatif besar. Dalam kondisi normal, ia bisa menjual sekitar satu kuintal ayam per hari. Namun saat ramai, penjualan dapat mencapai dua kuintal. "Ya kalau beli banyak Rp 41 ribu perkilogram," paparnya. 

Meski stok melimpah, pola pembelian konsumen mengalami perubahan. Bagian paha dan dada lebih banyak dicari, sedangkan bagian lain cenderung kurang diminati.

Sementara itu, seorang pembeli, Kinah, 65, mengaku kenaikan harga cukup terasa bagi kebutuhan rumah tangga. Ia tetap membeli ayam karena menjadi lauk utama keluarga, meski harus mengurangi jumlah pembelian. “Harganya naik lumayan, biasanya beli dua kilo sekarang cukup satu kilo. Mau tidak mau tetap beli karena kebutuhan dapur,” katanya.

Para pedagang berharap harga dapat segera stabil agar daya beli masyarakat tidak turun. Mereka juga khawatir jika harga terus naik hingga Ramadan, konsumsi masyarakat bisa berkurang meski permintaan musiman biasanya meningkat. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#naik #harga ayam #nganjuk #jelang puasa