Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Longsor Bikin Warga Waswas

Karen Wibi • Selasa, 17 Februari 2026 | 11:08 WIB

BERBAHAYA: Longsor di sekitar Jembatan Kedungdowo membuat warga waswas. Pemkab Nganjuk harus segera memperbaiki plengsengan yang ambrol karena Jembatan Kedungdowo yang putus tahun lalu.
BERBAHAYA: Longsor di sekitar Jembatan Kedungdowo membuat warga waswas. Pemkab Nganjuk harus segera memperbaiki plengsengan yang ambrol karena Jembatan Kedungdowo yang putus tahun lalu.

Efek Rusaknya Jembatan di Kedungdowo

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Ambruknya Jembatan Kedungdowo di Kecamatan Nganjuk pada November lalu membawa petaka baru. Yakni, tanah longsor yang terjadi di sekitar area jembatan. Alhasil warga di sekitar lokasi jembatan menjadi was-was.

Dari informasi yang dihimpun koran ini, pada November lalu, Jembatan Kedungdowo ambruk. Jembatan tersebut ambruk pada sisi Utara. Penyebabnya karena tiang penyangga yang sudah rapuh. Alhasil jembatan tak lagi bisa digunakan.

Namun petaka tidak selesai begitu saja. Ada petaka lain. Lokasi tiang penyangga yang ambruk membuat tanah di sekitarnya tergerus. Gerusan itu terjadi pada sisi Barat jembatan. “Setelah ambruk itu tidak ada apa-apa. Baru beberapa minggu kemudian mulai ada longsor,” ujar Marji, 49, salah satu warga sekitar.

Volume tanah yang longsor mulanya sedikit. Warga tidak ketakutan. Namun sekitar dua minggu terakhir, volume tanah yang longsor kian bertambah. Tidak hanya menggerus tanah. Melainkan hingga ke jalan desa.

Mulanya jalan di samping lokasi kejadian memiliki lebar sekitar empat meter. Namun karena mengalami longsor, kini jalan tersebut hanya memiliki lebar kurang dari dua meter. Pemerintah desa (pemdes) akhirnya memutuskan untuk menutup jalan tersebut.

Namun bukan hanya hal itu yang membuat warga was-was. Melainkan lokasi longsor yang dekat dengan pemukiman warga. Setidaknya ada empat rumah yang lokasinya dekat dengan longsor. Jika ditarik garis lurus, keempat rumah itu hanya berjarak tiga meter dari lokasi longsor. “Salah satunya rumah saya. Sekarang saya jadi was-was,” tambahnya.

Ketakutan warga terus bertambah setiap harinya. Bagaimana tidak, setiap hujan deras, tanah di lokasi kejadian terus tergerus. Jaraknya semakin dekat dengan pemukiman warga. “Kalau tidak segera ditangani takutnya rumah saya ikut longsor. Semoga segera ada perbaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk Sutomo mengatakan pihaknya sudah terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen. Hasilnya perlu ada perbaikan pada lokasi longsor. Dengan tujuan agar longsor tidak meluas ke pemukiman warga. “Pemkab Nganjuk akan segera melakukan perbaikan,” ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#longsor #nganjuk