SUASANA persiapan Hari Raya Idul Fitri mulai terasa di Kabupaten Nganjuk. Sejumlah warga memilih untuk meyetok kue Lebaran sejak jauh-jauh hari. Salah satunya adalah nastar.
Salah satu pembeli, Rina Permata, 34, mengaku sudah membeli beberapa kilogram kue kering sejak pekan ini. Dia sengaja berbelanja lebih awal untuk menghindari lonjakan harga maupun kehabisan stok. “Biasanya kalau sudah mendekati Lebaran, pilihannya tinggal sedikit. Jadi saya beli sekarang saja,” ujarnya.
Menurut Rina, nastar selalu menjadi pilihan utama untuk suguhan tamu. Kue berisi selai nanas itu dinilai paling disukai berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua. “Kalau ditaruh di meja, yang pertama habis pasti nastar. Jadi belinya paling banyak itu,” katanya.
Selain nastar, dia juga membeli kastengel dan lainnya sebagai pelengkap. Namun, jumlahnya tidak sebanyak nastar. Tradisi menyajikan aneka kue kering saat Lebaran, lanjutnya, sudah menjadi kebiasaan keluarga setiap tahun.
Pembeli lain, Dwi Angraini, 41, juga melakukan hal serupa. Ia bahkan mulai mencicil pembelian sejak awal Ramadan agar pengeluaran tidak menumpuk di akhir bulan. “Sedikit-sedikit beli. Nanti kalau sudah dekat hari H tinggal tambah kalau kurang,” tuturnya.
Fenomena warga yang mulai menyetok kue lebih awal ini membuat suasana persiapan Lebaran semakin terasa. Bagi mereka, memastikan stok kue lebaran aman di rumah menjadi bagian penting dalam menyambut tamu saat hari raya. (nov/wib)
Editor : Karen Wibi