NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Museum Pembangunan dan Rumah Singgah Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, terus dikebut. Hingga saat ini kemajuan pembangunan telah mencapai sekitar 87 persen. Ditargetkan rampung pada akhir Maret 2026.
Pelaksana kegiatan pembangunan Suhartono mengatakan, saat ini, pengerjaan sudah berprogres 87 persen. “Progres pembangunan saat ini sudah masuk sekitar 87 persen,” ujarnya.
Baca Juga: Asah Skill Menulis, Safari Jurnalistik Ramadan MAN 2 Nganjuk Super Semarak
Sebelumnya, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Pasma Royce bersama Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang juga Staf Ahli Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea melakukan peninjauan langsung progres pembangunan Tugu Pahlawan Nasional Marsinah, museum, dan rumah singgah di Desa Nglundo, Selasa (10/3).
Baca Juga: Kapolri Hadiri Ziarah dan Ground Breaking Museum Ibu Marsinah di Nganjuk
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kompleks tersebut nantinya akan menjadi tempat mengenang perjuangan Marsinah sekaligus edukasi pusat sejarah perjuangan buruh di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung kemajuan pembangunan tugu Marsinah serta rumah persinggahan yang nantinya difungsikan sebagai museum dan pusat informasi sejarah perjuangan Marsinah.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang turut mendampingi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Polres Nganjuk mendukung penuh pembangunan monumen dan museum tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan nasional.
Baca Juga: Pembangunan Museum Marsinah Tanpa APBD
“Selain sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan nasional Marsinah, keberadaan museum ini juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan di lingkungan museum,” ujarnya.
Suria menambahkan, kehadiran museum dan Monumen Marsinah diharapkan tidak hanya menjadi ruang edukasi sejarah, tetapi juga mampu menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah. Dengan demikian, keberadaannya diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar.
Editor : rekian