NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Arus lalu lintas di Tol Nganjuk-Solo semakin padat kemarin. Ratusan mobil pemudik terlihat melintas di tol. Hal ini membuat kendaraan terlihat antre di exit Tol Nganjuk.
Karena itu, Satlantas Polres Nganjuk memfokuskan pemantauan di pintu keluar tol sebagai langkah antisipasi lonjakan arus kendaraan menjelang Lebaran. “Kami pantau 24 jam Exit Tol Nganjuk,” ujar Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian melalui KBO Satlantas Polres Nganjuk Iptu Jarwanto.
Pengalaman tahun lalu menjadi acuan. Saat terjadi lonjakan arus lalin, petugas sempat membuka hingga lima gate keluar dan satu gate masuk untuk mengurai antrean kendaraan di pintu tol.
Selain tol, arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk memang terus mengalami peningkatan. Pada Rabu (18/3) jelang berbuka puasa hingga malam hari, volume kendaraan terpantau naik cukup tajam.
Kenaikan arus didominasi kendaraan roda dua dari arah timur atau Surabaya dan sekitarnya. Bahkan, peningkatannya diperkirakan mencapai hingga 40 persen dibanding hari biasa. “Rabu sore sampai malam memang ramai. Dominasi tetap roda dua dari arah timur, peningkatannya bisa sampai 40 persen,” ujar
Namun, kondisi berbeda terlihat pada Kamis (19/3) pagi hingga siang hari. Arus lalu lintas justru terpantau relatif landai dan belum menunjukkan kepadatan berarti. “Kalau pagi sampai siang ini masih landai. Biasanya memang sore yang lebih ramai,” imbuhnya.
Melihat pola tersebut, kepadatan arus kendaraan diprediksi kembali meningkat pada sore hingga malam hari, seiring aktivitas pemudik yang memilih perjalanan selepas jam kerja atau menjelang berbuka puasa.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas Polres Nganjuk telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang bisa digunakan pemudik jika terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama.
Jalur alternatif juga disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan di Simpang Empat Mengkreng, Kertosono, yang dikenal sebagai titik krusial pertemuan arus kendaraan.
Jika terjadi kepadatan di lokasi tersebut, kendaraan dari simpang empat Kertosono akan diarahkan ke utara melalui jalur Lengkong–Jatikalen hingga tembus ke jalur Jombang–Surabaya.
Selain itu, untuk arus kendaraan dari Nganjuk menuju Kediri maupun Malang, jika terjadi kepadatan, kendaraan akan dialihkan melalui simpang tiga Jogomerto, Tanjunganom, menuju arah selatan atau ke Jalan Raya Warujayeng.
Baca Juga: Siaga Penuh! 234 Personel Polres Nganjuk Turun Gunung Amankan Arus Mudik
Dari Warujayeng, arus kendaraan kemudian diarahkan menuju selatan hingga pertigaan traffic light Watudandang, Kecamatan Prambon, sebagai jalur pengurai kepadatan.
Alternatif lain juga disiapkan melalui simpang tiga rel kereta api di wilayah Polsek Baron atau melalui simpang tiga traffic light Baron ke arah utara. Selanjutnya, kendaraan akan diarahkan melewati Jalan Desa Waung, Baron, menuju jalur Lengkong–Jatikalen hingga tersambung ke jalur alternatif Jombang–Surabaya.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus lalu lintas di wilayah Nganjuk tetap terkendali meski volume kendaraan terus meningkat, khususnya pada jam-jam rawan di sore hingga malam hari.
Editor : rekian