NGANJUK, Radar Nganjuk– Masyarakat di Kabupaten Nganjuk diminta untuk tidak melupakan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah hari ini.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Juanda, wilayah Kota Angin dan sekitarnya diprediksi akan didominasi oleh awan tebal dengan potensi hujan disertai petir sejak pagi hingga sore hari.
Kondisi cuaca yang kurang bersahabat ini diperkirakan merata di wilayah Jawa Timur, termasuk Nganjuk. Sejak Jumat pagi (27/3), langit terpantau berawan tebal.
Memasuki siang hingga sore nanti, peluang terjadinya hujan petir menjadi ancaman yang perlu diwaspadai, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana.
Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Purwo Hadi Setiyo Wicaksono, meminta masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.
Pria yang akrab disapa Wicaksono ini menekankan pentingnya memantau kondisi lingkungan sekitar saat hujan deras melanda.
"Sesuai data BMKG, potensi hujan petir terjadi sejak pagi hingga sore. Kami mengimbau warga, terutama yang sedang di jalan, untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame jika terjadi angin kencang dan petir," ujar Wicaksono kepada *Radar Nganjuk*.
Lebih lanjut, Wicaksono menjelaskan bahwa suhu udara hari ini berkisar antara 14 hingga 31 derajat Celsius. Dengan kelembapan udara yang mencapai 64 hingga 100 persen, suasana akan terasa lebih lembap dan gerah sebelum hujan turun. Angin sendiri bertiup dari arah Utara dengan kecepatan 5 hingga 25 km/jam.
Memasuki malam hingga dini hari, intensitas cuaca diprediksi sedikit menurun menjadi hujan ringan.
Meski demikian, BPBD tetap menyiagakan personel untuk memantau titik-titik rawan genangan dan longsor di wilayah dataran tinggi Nganjuk.
"Personel dan relawan tetap *standby*. Kami terus berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan untuk melaporkan setiap perkembangan situasi di lapangan secara *real-time*," pungkas Wicaksono
Editor : rekian