radarnganjuk.jawapos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi di wilayah Jawa Timur, termasuk Nganjuk dan sekitarnya, pada Senin (30/03).
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Nganjuk, Purwo Hadi Setiyo Wicaksono, menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru dari BMKG Juanda, potensi hujan petir diperkirakan akan membayangi aktivitas warga sejak pagi hingga sore hari.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Prakiraan cuaca menunjukkan adanya peluang hujan petir yang merata dari pagi hingga sore," ujar Wicaksono saat dikonfirmasi pada Senin pagi.
Berdasarkan data yang diperbarui pukul 04.00 WIB, berikut adalah rincian cuaca untuk hari ini. Pagi hari, cerah berawan dengan peluang terjadi hujan petir. Siang sampai sore hari, berawan dengan peluang terjadi hujan petir. Malam hari, berawan tebal dengan peluang hujan ringan. Dan dini hari, berawan dengan peluang hujan ringan.
Baca Juga: Cuaca Hari Ini: Nganjuk Dikepung Awan Tebal, BPBD Imbau Warga Waspadai Potensi Hujan Petir
Selain potensi hujan, Wicaksono juga menyoroti kondisi angin yang cukup kencang yang dapat memicu risiko pohon tumbang atau kerusakan baliho. Suhu udara prakiraan 12-33 derajat celcius. Kelembaban udaranya 59-100 persen. Arah dan kecepatan angin dari Utara 05-37 kilometer per jam.
"Dengan kecepatan angin yang mencapai 37 km/jam, kami meminta warga untuk menjauhi pohon besar, papan reklame, atau tiang listrik saat terjadi angin kencang disertai hujan," tambah Wicaksono.
Baca Juga: Update Cuaca Hari Ini: BMKG Prakirakan Hujan Petir, BPBD Nganjuk Imbau Masyarakat Siaga
BPBD Kabupaten Nganjuk terus menyiagakan personel dan peralatan logistik di titik-titik rawan bencana sebagai langkah antisipasi dini terhadap dampak cuaca ekstrem ini. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri secara tepat.
Editor : rekian