NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Ada yang berbeda di layanan publik Polres Nganjuk, kemarin (21/4). Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, petugas pelayanan tampil mengenakan busana adat saat melayani masyarakat di loket SIM, STNK, SKCK hingga layanan kepolisian lainnya.
Nuansa itu langsung mencuri perhatian warga yang datang mengurus administrasi. Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Polres Nganjuk untuk menghadirkan wajah pelayanan yang tidak biasa. Bukan sekadar simbolik, perubahan tampilan itu dibarengi upaya membangun suasana layanan yang lebih ramah bagi masyarakat.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan, peringatan Hari Kartini dijadikan momentum refleksi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurut dia, pelayanan kepolisian tidak cukup hanya mengedepankan kecepatan dan ketepatan, tetapi juga harus menyentuh sisi humanis.
“Ini bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan yang lebih berkesan, tanpa mengurangi profesionalitas. Semangat Kartini kami maknai sebagai dorongan untuk terus memperbaiki kualitas layanan,” ujarnya.
Di sisi lain, perhatian juga diberikan kepada anak-anak yang ikut mengantar orang tuanya. Polres Nganjuk menyediakan area bermain sederhana lengkap dengan makanan ringan. Fasilitas ini cukup membantu mengurangi kejenuhan anak selama menunggu proses administrasi.
Beberapa orang tua tampak memanfaatkan fasilitas tersebut. Anak-anak terlihat bermain di sudut ruangan, sementara orang tua mereka tetap bisa fokus mengurus keperluan. Meski sederhana, keberadaan ruang ramah anak itu memberi dampak pada kenyamanan pelayanan.
Kabag SDM Polres Nganjuk Kompol Burhanudin menyebut, langkah tersebut merupakan bagian dari penyesuaian layanan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik harus mampu menjangkau seluruh kalangan, termasuk anak-anak.
“Kadang masyarakat datang tidak sendiri. Ada yang membawa anak. Itu juga harus kami pikirkan agar tetap nyaman,” jelasnya.
Meski dikemas dalam nuansa peringatan Hari Kartini, pelayanan tetap berjalan normal. Tidak ada perubahan prosedur maupun persyaratan. Petugas tetap menjalankan tugas sesuai standar yang berlaku.
Polres Nganjuk berharap pendekatan semacam ini bisa memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. (nov/tyo)