S. Wahyuni Marhaen adalah istri dari Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Dia sangat bangga dengan RA Kartini.
Berkat perjuangan RA Kartini, perempuan di Indonesia kini dapat berkarya.“Sejak saat itu, perempuan harus maju, tangguh, survive di luar dan di rumah tangga sendiri,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Yuni mengatakan, perjuangan yang dilakukan oleh RA Kartini sangatlah bermanfaat bagi perempuan di Indonesia. Maka dari itu, perempuan harus mensyukuri hal itu.
Caranya? “Yaitu dengan menjadi perempuan yang sama mandirinya seperti RA Kartini,” terangnya.
Menurut Yuni, menjadi mandiri tidak hanya tentang bisa melakukan semua hal seorang diri.
Karena di konteks berumah tangga, mandiri dapat diartikan dengan istri yang mampu mengurus rumah tangga dengan baik dan benar.
“Tentunya kita sebagai seorang istri juga harus bisa menjadi role model yang baik bagi suami dan anak,” tambahnya.
Yuni percaya, jika hal itu dikerjakan, maka keluarga akan harmonis. Keharmonisan itu juga yang dapat mengantarkan suami, istri, dan anak sukses di dunia luar.
“Kalau keluarga harmonis dan selalu support, tentunya suami atau anak akan sukses di luar,” imbuhnya.
Hal itu juga yang dilakukan Wahyuni kepada sang suami. Sejak kampanye pemilihan kepala daerah, banyak dukungan yang dilakukan kepada sang suami.
Dengan tujuan agar suami dapat sukses. Hal itu juga yang terus dilakukan oleh Wahyuni setelah Kang Marhaen sukses menjadi Bupati Nganjuk.
“Dukungan selalu saya berikan. Salah satunya dengan selalu ikut ke lapangan,” tandasnya. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira