Tragis, Perempuan di Jembrana Hanyut Saat Dibonceng Suami di Tengah Banjir
Jauhar Yohanis• Rabu, 10 September 2025 | 16:05 WIB
Motor korban terseret banjir Jembrana pagi tadi
Jembrana JP Radar Nganjuk– Banjir besar yang melanda Kabupaten Jembrana, Bali, sejak Selasa malam menelan korban. Seorang perempuan bernama Nita Ulama (23), warga Desa Pengambengan, hilang setelah terseret arus deras pada Rabu, 10 September 2025, dini hari.
Seperti dirilis Antara, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WITA. Nita dibonceng suaminya, Bilal Ramdhan (27), dengan sepeda motor usai pulang dari Dusun Munduk menuju Dusun Kumbading, Desa Pengambengan. Saat melintas di jalan yang terendam banjir dengan arus deras, sepeda motor mereka terjatuh. Bilal berhasil menyelamatkan diri, namun istrinya hanyut terbawa arus.
“Motor korban sudah ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Pencarian masih dilakukan bersama masyarakat,” kata Kepala Desa Pengambengan, Kamaruzzaman, Rabu pagi.
Hujan deras yang mengguyur selama lebih dari 24 jam menyebabkan banjir melanda ratusan rumah warga di Desa Pengambengan. Pemerintah desa mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama menjaga anak-anak, karena derasnya arus berpotensi membahayakan.
Banjir juga melumpuhkan jalur utama Denpasar–Gilimanuk. Iptu Aldri Setiawan, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana, mengatakan genangan tinggi terjadi di Jalan Udayana, pinggiran Kota Negara. “Kendaraan banyak yang terhambat. Kami imbau pengguna jalan bersabar menunggu air surut,” ujarnya.
Hingga Rabu pagi, hujan dengan intensitas ringan masih turun di wilayah Jembrana. Tim gabungan bersama warga terus berupaya mencari keberadaan korban hilang.