Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Wisata Ke Kota Batu, Jangan Lupa Ke Kebun Bunga Hortensia

Internship Radar Kediri • Senin, 1 September 2025 | 23:53 WIB
Kebun Bunga Hortensia Kota Batu
Kebun Bunga Hortensia Kota Batu

JP RADAR NGANJUK-Di lereng pegunungan Batu yang berhawa sejuk, ada sebuah tempat di mana keindahan bukan hanya sekadar untuk dipandang, tetapi juga dirasakan. Kebun Bunga Hortensia adalah contoh nyata bagaimana tangan petani bisa menghadirkan keajaiban warna-warni di tengah lanskap hijau pegunungan.

Hamparan bunga hortensia bulat-bulat sebesar bola, dengan warna biru, ungu, merah muda, hingga putih, seolah menjadi kanvas raksasa yang dilukis langsung oleh alam. Di belakangnya, berdiri kokoh Gunung Arjuno - Welirang, menciptakan harmoni visual yang membuat siapa pun terpesona.

Dari Tangan Petani ke Destinasi Viral

Cerita kebun ini berawal lebih dari satu dekade lalu. Dayat, seorang petani sederhana, menanam hortensia dan lili bukan untuk wisata, melainkan sebagai bunga potong. Hasil panennya rutin dikirim ke pasar-pasar di Malang dan Surabaya.

Namun, takdir berubah ketika beberapa pengunjung iseng berfoto di kebun bunga miliknya. Foto-foto itu kemudian tersebar di media sosial, menarik minat banyak orang. Menurut Jatim Times (2025), sejak saat itu kebun yang tadinya hanya sumber nafkah keluarga, menjelma menjadi destinasi wisata populer.

“Awalnya saya hanya ingin merawat bunga untuk dijual, tapi ternyata orang lebih suka datang untuk melihat langsung. Saya senang, karena bisa memberi manfaat lebih untuk desa,” ujar Dayat, dikutip dari Radar Batu (2025).

Murah, Tapi Berkesan

Harga tiket masuk hanya Rp10.000 per orang angka yang sangat ramah untuk wisata seindah ini. Uang tiket digunakan untuk merawat bunga, membeli pupuk, hingga menambah fasilitas. Jalur kebun kini sudah dipaving, ada gazebo untuk beristirahat, hingga properti sederhana seperti jembatan kayu untuk spot foto.

Lokasi Kebun Bunga Hortensia berada di Dusun Brakseng, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Dari Alun-Alun Batu, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 20 menit, sementara dari pusat Kota Malang membutuhkan waktu kurang lebih satu jam.

Akses jalan menuju lokasi terbilang mulus, meskipun terdapat tanjakan khas pegunungan yang menambah sensasi tersendiri dalam perjalanan. Setiap tikungan menghadirkan panorama indah berupa hamparan ladang sayur, perbukitan hijau, hingga kabut tipis yang bergulir pelan, menjadikan perjalanan menuju kebun ini sama menariknya dengan destinasi itu sendiri.

Di sini, Anda bukan hanya menjadi tamu, tetapi juga bagian dari harmoni antara manusia dan alam. Tak heran banyak yang menyebutnya sebagai “sepotong surga di lereng gunung.”

Jadi, saat berkunjung ke Batu, jangan biarkan kesempatan ini terlewat. Hadirkan diri Anda di tengah kebun penuh warna ini, hirup udara segarnya, biarkan bunga-bunga menyapa hati, dan pulanglah dengan kenangan yang akan selalu mekar dalam ingatan.

Fun Fact: Bunga dengan Banyak Nama. Hortensia ternyata punya banyak sebutan, lho. Di Indonesia dikenal juga sebagai bunga bokor, sedangkan di Jepang disebut Ajisai. Uniknya, warna kelopak hortensia bisa berubah sesuai tingkat keasaman tanah semakin asam tanah, semakin biru warnanya; semakin basa, semakin merah muda

 

Penulis: Melanie Putri Devianasari-Mahasiswa Magang UN PGRI Kediri

Editor : Jauhar Yohanis
#kota batu #alam #Hortensia #wisata #kebun bunga