JP RADAR NGANJUK Tren kuliner Jerman di Surabaya tidak hanya berkembang melalui restoran dan kafe, tetapi juga mendapat dukungan dari institusi resmi seperti Wisma Jerman. Baru-baru ini, acara Open House Wisma Jerman yang diselenggarakan pada Agustus 2022 menjadi bukti nyata antusiasme masyarakat Surabaya terhadap hidangan khas Jerman.
Dukungan Institusi dan Antusiasme Masyarakat
Open House Wisma Jerman yang bertema “Wisma Jerman weider vor Ort erleban” (nikmati kembali Wisma Jerman secara langsung di tempat) menawarkan beragam hidangan khas Bavaria, seperti Currywurst, Käsespätzle, Bratkartoffeln, dan Frikadelle. Pengunjung dapat menikmati semua hidangan ini dengan membayar kupon buffet.
Menurut Mike Neuber, Direktur Wisma Jerman, acara ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal budaya Jerman, termasuk kulinernya. Hal ini sejalan dengan tren yang diamati di media sosial, di mana hidangan seperti schnitzel dan bratwurst semakin populer di kalangan warga Surabaya.
Adaptasi Rasa yang Tetap Autentik
Salah seorang pengunjung acara Open House, Twinky, menyebutkan bahwa meskipun hidangan yang disajikan terasa otentik, namun rasa nya disesuaikan dengan selera lokal.
Hal ini mirip dengan strategi yang dilakukan oleh restoran-restoran Jerman di Surabaya, yang menambahkan sentuhan pedas khas Jawa Timur pada hidangan mereka.
Joshua, yang menangani konsumsi acara tersebut, juga mengonfirmasi bahwa hidangan yang disajikan adalah
homemade, yang dibuat langsung oleh keluarganya. Ini menunjukkan komitmen untuk menjaga keaslian cita rasa Jerman sekaligus menjembatani selera lokal.
Konfirmasi Tren dari Sumber Terpercaya
Laporan dari TIMES Surabaya ini memperkuat analisis sebelumnya yang menyebutkan bahwa tren kuliner Jerman di Surabaya tidak hanya didorong oleh restoran, tetapi juga oleh komunitas dan institusi yang aktif mempromosikan budaya Jerman.
Acara seperti Open House Wisma Jerman menjadi bukti bahwa minat terhadap kuliner Jerman terus berkembang dan diterima dengan baik oleh masyarakat.
Keberhasilan acara Open House Wisma Jerman dan viralnya hidangan Jerman di media sosial menunjukkan bahwa Surabaya semakin matang sebagai kota kosmopolitan yang menghargai keberagaman kuliner.
Kombinasi antara dukungan institusi, kreativitas restoran, dan antusiasme masyarakat menjadikan tren ini bukan sekadar fenomena sesaat, tetapi bagian dari identitas kuliner kota yang terus berkembang.
Dita Amelia Ningsih Mahasiswa magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis