JP Radar Nganjuk – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di jantung Kota New York pada Sabtu malam (17/5) waktu setempat.
Sebuah kapal layar besar milik Angkatan Laut Meksiko, Cuauhtémoc, menabrak bagian bawah struktur ikonik Jembatan Brooklyn, mengakibatkan tragedi yang menelan korban jiwa dan mencederai puluhan orang.
Kapal Cuauhtémoc, yang tengah menjalani pelayaran misi pelatihan dunia dan membawa total 277 orang di dalamnya, mengalami gangguan teknis saat bermanuver mundur di perairan East River.
Diduga karena kehilangan daya, kapal besar dengan tiga tiang tinggi tersebut tidak mampu dikendalikan secara optimal, hingga akhirnya menabrak bagian bawah jembatan legendaris yang menjadi penghubung Manhattan dan Brooklyn.
Benturan keras membuat salah satu tiang layar utama kapal patah, bahkan beberapa awak yang sedang berada di atas tiang tersebut sempat terjatuh atau tergantung sebelum akhirnya berhasil diselamatkan tim penyelamat.
Wali Kota New York, Eric Adams, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa terdapat dua orang meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka berat.
Sedangkan 22 orang lainnya mengalami luka-luka dengan empat di antaranya dalam keadaan kritis. Korban yang meninggal diketahui merupakan awak kapal yang sedang menjalani pelatihan.
“Sebuah tragedi yang tak terduga. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Saat ini, tim medis dan penyelamat bekerja maksimal membantu para korban,” ujar Adams.
Meski kapal mengalami kerusakan cukup parah, termasuk bagian tiang utama dan dek depan, struktur Jembatan Brooklyn dipastikan tidak mengalami kerusakan.
Namun, demi alasan keselamatan dan proses evakuasi yang memakan waktu cukup lama, arus lalu lintas di sekitar jembatan ditutup sementara hingga situasi dinyatakan aman.
Warga dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar Jembatan Brooklyn oleh pihak kepolisian New York karena banyaknya keadaan yang membahayakan dan kemacetan lalu lintas.
Pihak berwenang dari AS dan Meksiko saat ini tengah melakukan penyelidikan gabungan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Fokus utama tertuju pada sistem navigasi kapal serta kemungkinan kesalahan teknis saat kapal melakukan manuver mundur di arus sungai yang dikenal cukup deras dan padat aktivitas.
Sementara itu, masyarakat internasional turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa kapal Cuauhtémoc dan berharap kejadian serupa tidak terulang dimaa depan.
Penulis: Rozita Nur Azizah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira