Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Boscu Ngaku Kecelakaan, Motor Teman Digadaikan

Novanda Nirwana • Senin, 5 Januari 2026 | 14:57 WIB

biyuh-biyuh
biyuh-biyuh

ADA-ada saja kelakuan Boscu asal Kelurahan Bogo, Kecamatan Nganjuk ini. Hanya karena tidak punya uang, Boscu nekat menggadaikan sepeda motor sahabatnya.

Beruntung, aksi Boscu akhirnya ketahuan. Kini, Boscu harus mendekam di balik jeruji besi. Kejadian unik ini terjadi beberapa bulan lalu.

Saat itu, Boscu yang seorang pengangguran benar-benar tak punya uang. Padahal, seperti pemuda pada umumnya, Boscu ingin nongkrong bersama teman-temannya.

Boscu yang sudah gelap mata lalu berniat untuk menggadaikan sepeda motor sahabatnya. Setelah memilih, Boscu lalu berniat menggadaikan sepeda motor milik Joko.

“Joko ini selalu percaya sama saya. Saya mau pinjam sepeda motor beberapa hari juga pasti dikasihkan,” ujarnya.

Aksi licik Boscu mulai dilakukan. Awalnya, Boscu meminjam sepeda motor milik Joko. Alasannya sepeda motor itu akan digunakan untuk bekerja ke Kota Kediri.

Tentum Joko iba dengan cerita milik Boscu. Ditambah, selama beberapa bulan terakhir, Boscu memang sedang menganggur. Sebuah pencapaian besar jika Boscu benar-benar ingin mencari pekerjaan.

Setelah sepeda motor didapat, Boscu langsung kabur. Bukan ke Kota Kediri seperti yang dijelaskan sebelumnya. Namun ke tempat gadai sepeda motor. Loh kok tidak bekerja? Ya, sepeda motor milik Joko langsung digadaikan. Sepeda motor dan STNK itu berhasil digadaikan dengan nominal Rp 3 juta.

Boscu langsung full senyum. Dirinya mendapat uang untuk nongkrong bersama teman-temannya. Lalu bagaimana dengan sepeda motor Joko? “Gampang nanti kalau ada uang akan saya tebus,” jawab Boscu.

Joko tentu curiga. Tiga hari berselang, Joko menghubungi Boscu. Menanyakan kabar sepeda motor miliknya. Namun jawaban dari Boscu benar-benar membuat Joko kaget. Dalam sambungan telefon itu, Boscu mengaku kecelakaan saat pulang dari bekerja.

Sedangkan, sepeda motor milik Joko mengalami rusak parah. Tak disangka Joko langsung percaya. Dia memberi kesempatan untuk Boscu memperbaiki sepeda motor yang dipinjamnya itu.

Namun, petaka tiba ketika Boscu memilih untuk pulang ke rumah di Kelurahan Bogo. Di sana Joko melihat Boscu. Kondisinya jauh dari yang dijelaskan di dalam telefon beberapa hari lalu.

Karena saat dihubungi, Boscu mengaku sedang mengalami luka-luka di sekujur tubuh. Sedangkan, saat di rumah, Boscu dalam keadaan sehat.

 

Joko langsung murka. Tanpa basa-basi dia langsung datang ke rumah Boscu. Bertanya tentang sepeda motornya. Tentu Boscu sempat mengelak. Namun alibinya itu langsung terbantahkan dengan pernyataan dari pihak keluarga Boscu.

Pihak keluarga menjelaskan beberapa hari lalu, Boscu memang pergi meninggalkan rumah. Tapi tidak untuk bekerja. Boscu juga tidak sedang baru saja mengalami kecelakaan. Boscu sehat-sehat saja. Baru dari hal itu diketahui Boscu sudah menggadaikan sepeda motor milik Joko.

Joko yang tak mau ambil pusing langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Kini Boscu harus menerima hasil dari tindak kejahatan yang dilakukan. Boscu harus mendekam di balik jeruji besi. (wib)

Editor : Miko
#Penipuan Teman #penggelapan motor #Kelurahan Bogo #nganjuk #berita kriminal Nganjuk #Modus Gadaikan Motor #Berita Unik Nganjuk