Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Motor Terbakar, Hati Mbak Pur Ambyar

Karen Wibi • Senin, 23 Februari 2026 | 12:30 WIB

biyuh-biyuh
biyuh-biyuh

PERASAAN Mbak Pur sedang tak karu-karuan alias ambyar. Dirinya bingung dan sedih. Penyebabnya sepeda motor kesayangannya terbakar. Biyuh-Biyuh.  Kejadian itu terjadi beberapa hari yang lalu. Seperti biasanya, setiap sore hari, Mbak Pur berkeliling kota. Tujuannya untuk mencari makanan hingga jajanan ringan. Sedangkan sesuai jadwalnya, sore itu, Mbak Pur berkeliling di Kelurahan Warujayeng.

Awalnya tak ada yang aneh dengan kegiatan berkeliling itu. Hingga tiba-tiba saja, di tengah perjalanan, Mbak Pur mencium bau asap. Pikirnya bau asap itu berasal dari orang yang sedang membakar sampah di pekarangan rumah. “Mulanya saya tidak curiga kalau itu berasal dari motor saya,” ujarnya.

Mbak Pur tetap melanjutkan perjalanan. Hingga tiba-tiba, saat berhenti di Perempatan Warujayeng, muncul asap dari arah bawah. Pengendara sepeda motor yang lain langsung terlihat panik. Mereka menunjuk-nunjuk ke arah sepeda motor Mbak Pur.

Mbak Pur langsung menoleh ke arah bawah. Saat itu api sudah muncul dari sepeda motor. Tentu Mbak Pur panik. Dirinya langsung melompat. Membiarkan sepeda motornya jatuh. Sementara pengendara sepeda motor lainnya masih menyaksikan kejadian itu dengan perasaan kaget.

Banyak cara dilakukan oleh Mbak Pur untuk memadamkan api itu. Namun hasilnya nihil. Padahal lokasi kejadian itu tepat berada di depan kantor Damkarmat Nganjuk Pos Warujayeng. “Saya sudah terlalu panik. Tidak tahu kalau itu adalah kantor pemadam kebakaran,” tambahnya.

Setelah tahu, Mbak Pur langsung berlari ke arah kantor damkarmat. Mbak Pur datang dengan keadaan panik. Kepanikan itu ternyata menular ke petugas yang didatangi oleh Mbak Pur. Mbak Pur bercerita detail kejadian. Termasuk lokasi kebakaran. 

Petugas langsung berlari ke lokasi kejadian. Proses pemadaman langsung dilakukan. Beruntung, dalam hitungan menit, sepeda motor Mbak Pur berhasil diselamatkan. Sepeda motor matic warna merah muda itu tak sampai terbakar habis. Sehingga, Mbak Pur tidak perlu membeli sepeda motor baru lagi. Dia hanya perlu ke bengkel untuk ganti spare parts yang terbakar. “Untung masih bisa diperbaiki,” ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #cerita unik