Memahami jenis-jenis ini sangat penting, terutama bagi Anda yang ingin melakukan modifikasi atau sekadar perawatan.
Berikut adalah jenis-jenis karburator motor yang paling umum digunakan:
1. Berdasarkan Konstruksi Skep (Katup Udara)
-
Karburator VM (Venturi Manual/Sliding Sheath)
-
Cara Kerja: Skep atau katup gas terhubung langsung dengan kabel gas. Saat Anda menarik gas, skep akan terangkat secara manual.
-
Karakter: Respon mesin sangat cepat dan spontan.
-
Contoh: Karburator bawaan motor 2-tak seperti RX-King (Mikuni VM26) atau motor lawas.
-
-
Karburator CV (Constant Velocity/Vakum)
-
Cara Kerja: Skep tidak ditarik langsung oleh kabel, melainkan terangkat oleh perbedaan tekanan udara (vakum) melalui karet diafragma. Kabel gas hanya membuka katup kupu-kupu (butterfly valve).
-
Karakter: Konsumsi bahan bakar lebih irit dan tarikan lebih halus (tidak menghentak).
-
Contoh: Karburator bawaan motor matic atau bebek modern (sebelum era injeksi), seperti Honda Vario 110 atau Yamaha Mio.
-
2. Berdasarkan Bentuk Venturi
-
Karburator Standar (Round Slide)
-
Memiliki lubang venturi dan skep berbentuk bulat. Ini adalah jenis paling umum untuk motor harian karena aliran udara cenderung stabil.
-
-
Karburator Flat Slide (Skep Kotak)
-
Skep berbentuk pipih atau kotak. Keunggulannya adalah meminimalkan hambatan udara di dalam venturi sehingga aliran udara lebih lancar dan respons mesin lebih bertenaga.
-
-
Karburator D-Slide
-
Kombinasi antara bentuk bulat dan kotak (menyerupai huruf D). Tujuannya untuk mendapatkan kestabilan di putaran bawah (seperti skep bulat) tapi tetap kencang di putaran atas (seperti skep kotak).
-
3. Berdasarkan Arah Aliran Udara
-
Draft Samping (Side Draft): Udara masuk secara horizontal (mendatar). Paling banyak digunakan pada hampir semua jenis motor.
-
Draft Turun (Down Draft): Udara masuk dari atas ke bawah. Biasanya digunakan pada karburator mobil atau beberapa motor gede (moge) tertentu untuk mendapatkan gaya gravitasi dalam aliran bahan bakar.
4. Jenis Karburator Populer untuk Modifikasi
Jika Anda masuk ke dunia tuning atau balap, istilah-istilah ini pasti sering terdengar:
-
PE (Seri Keihin): Sangat populer karena mudah disetel (setting). Contoh: PE 24, PE 28.
-
PWK (Seri Keihin): Memiliki fitur Power Jet, sangat disukai untuk performa tinggi dan balap karena mampu menyuplai bensin ekstra di putaran mesin tinggi.
-
TM (Seri Mikuni): Jenis skep kotak yang dikenal memberikan performa maksimal pada mesin yang sudah di-bore up.
Tips Tambahan: Setiap jenis karburator memiliki ukuran venturi yang berbeda (misal: 24mm, 28mm, atau 30mm). Semakin besar venturi, semakin banyak udara yang masuk, namun jika terlalu besar untuk mesin standar, motor justru akan "ngok" atau kehilangan tenaga di putaran bawah.
Editor : Miko