Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

Arziki Zahwa Fikriyah, Juara Colour Kids Kategori Taman Kanak-Kanak, Usung Tema Taman Kota, Sang Anak Kepincut Hadiah Sepeda

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 21 Januari 2025 | 16:07 WIB
Photo
Photo

Arziki Zahwa Fikriyah bersama sang ibu Siti Muchibatul Masulin memiliki satu hobi yang sama. Yaitu berjalan-jalan di taman. Hobinya itu lalu dituangkap dalam karya yang diikutkan di Jawa Pos Radar Nganjuk Colour Kids. Tak diduga, idenya itu membuat para dewan juri terpukau. 

“Waktu kurang 10 menit lagi,” teriak master of ceremony (MC) Yudi Gosser di Jawa Pos Radar Nganjuk Colour Kids. Kalimat itu langsung direspons oleh ratusan finalis di grand final Colour Kids yang berlangsung di Pendapa KRT Sosrokoesoemo pada Kamis (16/1). Mereka mempercepat pengerjaan kolase.

          Seperti yang dilakukan oleh Arziki Zahwa Fikriyah, 5, bersama sang ibu Siti Muchibatul Masulin. Mereka adalah peserta untuk kategori taman kanak-kanak (TK). Saat mendengar kalimat itu, keduanya langsung bergegas menyelesaikan pengerjaan. Sedangkan di sisa waktu 10 menit, keduanya tinggal menyelesaikan pengerjaan background gambar. Sedangkan, bagian kolase sudah dirampungkan beberapa menit sebelumnya. “10 menit terakhir itu langsung buru-buru. Takut tidak selesai,” ujar perempuan berusia 31 tahun itu.

          Beruntung pengerjaan yang buru-buru itu tidak mempengaruhi kualitas. Karena prinsip Siti, karya yang dikerjakan bersama anak pertamanya itu harus bagus. Harus memukau para dewan juri. Maklum, ini adalah lomba kolase pertama sang anak. Gelar juara tentu akan menambah motivasi sang anak di kemudian hari.

          “Waktu selesai,” sambung sang MC. Beruntung, saat MC menyudahi waktu lomba, karya Arziki dan sang ibu sudah rampung. Bahkan sudah selesai dua atau tiga menit sebelumnya. Setelah diumumkan itu juga, sang ibu langsung mengumpulkan karya.

          Waktu selanjutnya adalah menunggu penjurian. Waktunya satu jam. Waktu yang sangat lama bagi Arziki dan sang ibu. Karena memang, keduanya sangat degdegan. Berharap karyanya dapat menang. Entah itu juara 1, 2, 3, atau bahkan juara harapan.

          Waktu pengumuman tiba. MC mengumumkan nama dari juara harapan terlebih dahulu. Lalu berlanjut ke juara ketiga lalu kedua. Saat itu, keduanya sudah lemas. Tidak berharap kalau akan menang. Hingga MC memanggil nama Arziki. “Arziki Zahwa Fikriyah dari TK MNU Khadijah 2 Nganjuk,” teriak MC.

          Kalimat itu benar-benar membuat Arziki dan sang ibu kaget. Mereka yang sedari tadi duduk langsung berdiri. Beranjak maju ke depan menghampiri MC. Sedari tempat duduk, Siti terlihat berkaca-kaca. Dia tak menyangka kalau karya sang anak bisa mendapat juara 1. “Tidak menyangka kalau akhirnya bisa juara 1,” tambahnya.

          Tentu Arziki dan Siti sangat bangga. Terlebih tema yang digunakan berasal dari hobi mereka berdua. Yaitu berjalan-jalan di taman kota. Ya benar, ibu dan anak itu sangat hobi jalan-jalan. Terlebih di taman kota yang ada di Kabupaten Nganjuk.

          Saat berada di lokasi acara, mereka masih binggung tema yang akan dituangkan dalam karya. Hingga tiba-tiba saja, sang ibu memberi ide. Bagaimana kalau background gambar menggunakan tema taman kota. Ide itu tentu disetujui sang anak. Mereka berdua lalu bergegas mengerjakan karya dengan tema itu. “Alhamdulillah ternyata bisa menang,” imbuh mereka berdua.

          Terpisah, Arziki sangat senang dengan juara pertama yang diraihnya. Namun bukan semata-mata karena dirinya mendapat piagam dan piala. Namun lebih karena dia berhasil mendapat hadiah sepeda. Bahkan sejak awal acara, Arziki sudah tertarik dengan sepeda itu. Sepeda anak-anak yang terdapat warna kuning dan oranye. “Saya memang suka warna kuning dan oranye. Jadi sudah pengin dapat hadiah sepeda,” ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Redaksi Radar Nganjuk