Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Semarang Banjir, Kedatangan KA Molor

Karen Wibi • Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:39 WIB

HARI RAYA IDUL FITRI: PT KAI Daop 7 Madiun memberikan tambahan tiket kereta api lebaran
HARI RAYA IDUL FITRI: PT KAI Daop 7 Madiun memberikan tambahan tiket kereta api lebaran

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Calon penumpang kereta api yang turun di Stasiun Nganjuk dan Kertosono terdampak dengan adanya banjir di Kota Semarang. Karena akibat banjir sejak Rabu (29/10) hingga kemarin, kedatangan empat kereta api dari Jakarta ke Nganjuk harus molor. Tidak tanggung-tanggung, keterlambatan terjadi hingga berjam-jam.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengatakan, ada empat kereta api dari Nganjuk yang terdampak banjir di Kota Semarang. “Keterlambatan paling parah terjadi pada Rabu (29/10). Keterlambatan juga masih terjadi hari ini (kemarin, Red),” ujarnya. 

Empat kereta api yang mengalami keterlambatan adalah KA Matarmaja jurusan Pasar Senen-Malang; KA Brawijaya jurusan Gambir-Malang; KA Brantas jurusan Pasar Senen-Blitar; dan KA Majapahit jurusan Pasar Senen-Malang.

Menurut Rokhmad, keempat kereta api tersebut melalui Kabupaten Nganjuk. Namun perjalanan mengalami kendala ketika memasuki wilayah Kota Semarang. Bahkan, keterlambatan kereta api hingga berjam-jam.

Keterlambatan paling parah terjadi pada KA Matarmaja jurusan Pasar Senen-Malang. Kereta tersebut mengalami keterlambatan hingga 509 menit atau sekitar delapan jam.Keterlambatan juga terjadi di KA Brawijaya. Keterlambatan kereta jurusan Gambir-Malang itu mengalami keterlambatan hingga 44 menit. Lalu KA Brantas mengalami keterlambatan 13 menit. Dan KA Majapahit mengalami keterlambatan 42 menit. “Hanya empat kereta itu yang mengalami keterlambatan. Sedangkan, kereta lainnya tetap tepat waktu,” tandasnya.

Lebih lanjut, Rokhmad mengatakan, PT KAI bersama Pemerintah Kota Semarang terus melakukan upaya untuk mengatasi keterlambatan kereta. Dengan harapan masalah banjir dan keterlambatan kereta dapat segera teratasi. “Semoga masalah keterlambatan kereta data segera diatasi dalam waktu dekat,” harapnya. 

Sementara itu, Nareta, 31, penumpang asal Surabaya mengatakan, memilih transportasi kereta api karena aman dan nyaman. Karena itu, meski dia harus merasakan keterlambatan kedatangan di Stasiun Gubeng tetapi dia tidak mempersoalkan. “Molornya sekitar setengah jam,” ujarnya.  (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#banjir #nganjuk #kereta api #banjir semarang