Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Gantungan Kunci Bikin Repot Damkarmat

Novanda Nirwana • Kamis, 22 Januari 2026 | 18:12 WIB

KESAKITAN: Damkarmat melepas gantungan kunci di jari Nadhira.
KESAKITAN: Damkarmat melepas gantungan kunci di jari Nadhira.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk mendapat laporan unik. Mereka diminta Nadhira Ariffatul Mubang, 13, untuk melepas gantungan kunci. Karena gantungan kunci tersebut membuat jari Nadhira bengkak. 

Sebenarnya, Nadhira dan keluarganya telah berusaha melepas gantungan kunci di jarinya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

 

Justru, jari Nadhira bengkak akibat lubang gantungan kunci yang terlalu kecil. 

Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, remaja asal Desa Padasan, Kecamatan Baron itu meminta bantuan petugas damkarmat. “Kami langsung menindaklanjuti setelah ada laporan warga,” ujar Kepala Damkarmat Nganjuk Imam Ashari.

Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan khusus. Petugas bekerja secara hati-hati agar gantungan kunci dapat dilepas tanpa melukai jari korban. “Evakuasi berhasil. Gantungan kunci akhirnya berhasil dilepas dari jari,” ujar Imam. 

Menurut Imam, damkarmat selalu responsif terhadap setiap laporan masyarakat. Tidak hanya kebakaran, tetapi juga berbagai kejadian penyelamatan darurat.“Ini bagian dari tugas pelayanan kami. Selama menyangkut keselamatan warga, Damkar siap membantu,” ujarnya.

Menurutnya, kasus serupa kerap terjadi. Biasanya cincin yang bikin jari bengkak. Damkarmat Nganjuk sering menerima laporan cincin, gantungan kunci, hingga benda logam lain yang tersangkut di jari, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. “Kami sudah menyiapkan standard operating procedure (SOP) dan alat evakuasi untuk kejadian seperti ini,” pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#Damkarmat #nganjuk