RISTIANI memiliki banyak ide yang ingin dituangkan di batiknya. Salah satunya adalah memasukkan ciri khas dari Kabupaten Nganjuk.
Mulai dari Jayastamba, Roro Kuning, bawang merah, dan masih banyak yang lainnya. Tak disangka idenya itu banyak membuat orang tertarik.
Ide itu bermula beberapa tahun lalu. Kala itu, Ristiani tiba-tiba mendapat ide untuk membuat batik dengan ciri khas Nganjuk. Beberapa model gambar telah dia coba.
Baca Juga: Dari Kertas Semen Jadi Wayang Kulit Bernilai Jutaan, Kisah Hebat Dalang Muda OBI Friendhi Candra
Hingga akhirnya dia memutuskan untuk membuat batik dengan motif bawang merah. “Motif bawang merah itu bagus. Ada bawang merah utuh, bawang merah yang dibelah, dan lain-lain,” ujarnya.
Tidak disangka batiknya itu banyak dilirik oleh orang-orang. Tidak hanya oleh masyarakat biasa. Melainkan hingga dibeli oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.
Hal itu yang membuat Ristiani lebih percaya diri. Hingga akhirnya dia membuat motif lain yang berkaitan dengan Kabupaten Nganjuk.
Seperti Jayastamba dan Roro Kuning. Tidak disangka juga, karyanya itu meledak. Banyak yang menyukainya. Ristiani pun mengaku banjir pesanan. “Ternyata motif yang berkaitan dengan Kabupaten Nganjuk itu memiliki banyak sekali peminat,” tambahnya.
Seiring berjalannya waktu, banyak yang menyebut karya Ristiani sebagai batik khas Nganjuk. Alhasil banyak yang membeli batik di tempatnya sebagai oleh-oleh.
Tidak hanya oleh warga lokal, melainkan hingga luar Nganjuk. “Ada orang yang mau merantau terus beli batik di sini. Katanya pengen punya sesuatu yang Nganjuk banget,” pungkasnya. (wib/tyo)
Editor : Miko