Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Tasha Nur Luansa, Desainer Muda Kota Angin

Habibah Anisa M. • Sabtu, 13 September 2025 | 22:25 WIB
Tasha Nur Luansa
Tasha Nur Luansa

Raih Beasiswa S2 Fashion di Turki, Bertekad Go International

Dari Prambon ke Panggung Dunia

Kabupaten Nganjuk kembali melahirkan sosok inspiratif di bidang fashion. Dia adalah Tasha Nur Luansa, desainer muda asal Kecamatan Prambon yang kini melanjutkan studi S2 di Turki dengan beasiswa penuh.

Perempuan berusia 25 tahun ini tak ingin hanya dikenal sebagai desainer lokal. Ia bertekad go international dan mendalami dunia fashion di negeri orang.

Awal Cinta pada Fashion

Sejak kuliah S1 Tata Busana di Universitas Negeri Malang (UM), Tasha sudah bermimpi melanjutkan studi di bidang fashion. Keinginan itu semakin kuat ketika memasuki semester VII.

“Aku ingin mendapatkan ilmu lebih di dunia fashion,” ujar Tasha.

Awalnya, ia ingin kuliah S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun, di Indonesia belum ada jurusan fashion murni untuk S2, kebanyakan hanya fokus ke seni atau desain.

Perjuangan Mengejar Beasiswa

Saat sedang bingung menentukan kampus, Tasha mendapat informasi pendaftaran beasiswa ke Turki. Waktunya sangat mepet, ia tahu hari Jumat, sementara pendaftaran ditutup hari Minggu.

Dengan bantuan orang tua dan kakaknya di Prambon, ia mengumpulkan dokumen dalam waktu sehari. Februari itu ia resmi mendaftar, hingga akhirnya lolos wawancara.

Agustus jadi bulan penuh berkah. Ia menerima dua kabar baik sekaligus: diterima di Universitas Negeri Malang dan lolos beasiswa ke Turki.

“Akhirnya yang di UM tidak aku ambil. Aku pilih yang di Turki,” kata Tasha.

Kini, Tasha resmi menjadi mahasiswa S2 Program Studi Fashion (Moda Tasarim) di Selcuk University, Konya, Turki.

Segudang Prestasi Fashion

Perjalanan Tasha tidak mulus begitu saja. Selain kuliah, ia aktif mengikuti lomba dan kegiatan fashion untuk memperkaya portofolio. Beberapa prestasi yang pernah diraih antara lain:

 

 

Meski aktif berkompetisi, Tasha tetap berprestasi secara akademik. Ia lulus S1 dengan IPK 3,86 dan predikat cum laude.

 

Tekad Go International

Kini, Tasha mantap melangkah di Turki untuk mengasah bakatnya di dunia fashion. Ia berharap bisa membawa nama baik Indonesia, khususnya Kota Angin, ke panggung internasional.

“Yang penting terus belajar, berusaha, dan tidak menyerah. Semoga bisa menjadi desainer yang karyanya diterima dunia,” pungkasnya.

Editor : Miko
#S2 Fashion #nganjuk #desainer muda #Turki 0 v 5 Spanyol #KOTA ANGIN #beasiswa lpdp #prambon